Senin, 12 Oktober 2009 | Berita | 736 hits

New Website Release This our new website...

BANDA ACEH, KOMPAS.com-Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI), melakukan aksi menentang terpilihnya Qary Sandioriva, wakil dari Provinsi Aceh, sebagai Puteri Indonesia 2009.

"Aksi ini bentuk keprihatinan kita sebagai mahasiswi muslim, bahwa keikutsertaan Qory tidak sesuai dengan nilai-nilai Islami yang dijunjung tinggi di daerah Aceh," kata Koordinator aksi, Shinta Nelsa, Minggu (11/10).

Dalam aksinya KAMMI meminta Gubernur Provinsi Aceh, Irwandi Yusuf, mencabut restu keikutsertaan Qory Sandioriva yang mewakili provinsi paling barat di pulau Sumatera itu dalam ajang pemilihan Puteri Indonesia 2009.

"Kita minta kepada Gubernur untuk menarik kembali izin serta restunya atas perwakilan Aceh dalam ajang pemilihan itu," katanya.

Sebagai provinsi yang menjunjung tinggi nilai-nilai Islam, KAMMI menilai Qory justru telah menodai kaidah Islam yang selama ini telah mengakar di provinsi yang berjulukan Serammbi Mekah itu. "Ini dapat melunturkan citra povinsi Aceh yang menerapkan syariat Islam," katanya.

Qary Sandioriva, perwakilan dari Provinsi Aceh akhirnya dinobatkan sebagai Puteri Indonesia 2009. Ia menyisihkan 38 finalis lain dari 33 provinsi. Untuk pertama kalinya, wakil dari Provinsi Aceh terpilih sebagai Puteri Indonesia.

Qary lahir di Jakarta 18 tahun silam. Ia masih duduk di semester satu Sastra Perancis Universitas Indonesia. Qary merupakan putri kedua dari Fariawati, mantan calon anggota legislatif Aceh dari Partai Golkar.



Guestbook
Name:
Email:


Company Affiliation

www.suryakertas.com

www.indoalgas.co.id